Bareskrim Polri akan Sita Server BPJS Kesehatan di Surabaya

Kebocoran Data

JAKARTA|GemaNusantara.id – Bareskrim Polri berencana menyita server dari BPJS Kesehatan untuk kepentingan penyelidikan terkait kasus dugaan kebocoran data pribadi BPJS Kesehatan.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengungkapkan  pihaknya sudah mengirim surat izin untuk menyita server tersebut.

“Penyidik membuat permohonan izin khusus penyitaan server itu ke Pengadilan Negeri Surabaya, karena servernya berada di Surabaya,” kata Brigjen Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/6).

Hingga saat ini, katanya polisi periksa sebanyak 15 orang saksi antara lain dari BPJS Kesehatan hingga vendor-vendor.

“Penyidik telah meriksa lebih kurang 15 saksi dari BPJS, Vendor, BSSN juga telah diperiksa,” kata Rusdi.

Sebelumnya, sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia diduga bocor dan dijual secara online. Data yang bocor tersebut diduga kuat terkait dengan data BPJS Kesehatan.

Data tersebut antara lain NIK, nama, alamat, nomor telepon hingga besaran gaji. Karena itu, Bareskrim Polri sendiri saat ini masih menyelidiki kasus tersebut.

Bagikan berita ini di sosial media
    
   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *