Misteri Kehidupan Setelah Kematian Menurut Kontemplasi Kidung Tirto Suryo Kusumo

Kidung Tirto Suryo Kusumo
Kidung Tirto Suryo Kusumo.

JAKARTA | GemaNusantara.id – Spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo mengungkap misteri kehidupan setelah kematian di sela-sela tapa brata di Gunung Lawu, Jawa Tengah.

Spritualis asli tanah Jawa yang pernah melanglang buana ke sejumlah negara untuk memahami misteri jagad raya ini pernah ditanya, apakah mungkin seseorang yang sudah meninggal memiliki kehidupan dan bisa melihat atau bahkan berkumpul dengan keluarga yang masih hdiup di dunia. Pertanyaan sederhana namun akan sulit dijawab oleh orang awam.

Menurut Kidung Tirto, kehidupan dan kematian adalah dua hal atau dimensi yang berbeda. Kehidupan sendiri dapat ditandai dengan adanya aktivitas, proses berkembang, dan bertumbuhnya suatu organisme hidup.

Kemudian secara biologis, kematian memiliki arti yakni berakhirnya aktivitas biologis pada sel dan jaringan tubuh dan disebabkan oleh hilangnya kemampuan tubuh manusia untuk menghirup dan mengolah oksigen.

Dalam pengertian secara umum, antara kehidupan dan kematian itu dibedakan dengan alamnya atau dimensinya. Kehidupan berlangsung dalam dunia yang sekarang ini, sedangkan kematian adalah berakhirnya kehidupan di dunia dan menuju akhirat atau alam baka, kembali pada Tuhan YME.

Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan kedua hal tersebut, seperti misalnya apakah ada ataukah bagaimana sebenarnya kehidupan setelah kematian itu, tentunya hal itu masih menjadi misteri.

Sebagai seorang spiritual, Kidung Tirto mengungkapkan persepsinya terkait dengan hal-hal simpang siur soal kehidupan setelah kematian.

Dia menyebut, soal kematian sampai sekarang masih misteri, banyak orang menulis hidup setelah mati, tetapi itu hanya mengira-ngira dengan banyak versi. Yang jelas manusia itu tidak tahu, tidak tahu bagaimana setelah mati, hanya mempersiapkan diri saja.

Kidung Tirto menjelaskan bahwa kehidupan sebenarnya setelah kematian itu tidak ada yang tahu, manusia hanya bisa mempersiapkan diri selagi hidup. “Persiapan ini adalah pada perilaku, baik ke sesama, dengan siapapun, dengan alam, dan sebagainya, kan itu persiapan itu, agama pasti mengajarkan ke arah situ juga,” ungkap spiritualis universal ini.

Menurut pendapat pribadinya, Kidung Tirto menjelaskan bahwa dia sendiri juga tidak tahu kehidupan setelah kematian, karena tidak bisa dilogika dengan pikiran manusia yang terbatas.

Kehidupan dan kematian adalah rahasia Tuhan YME, manusia tidak bisa mengira-ngira atau melihat seperti apa misteri tersebut. Segala sesuatu yang terjadi nanti harus dipersiapkan dengan kebajikan, dan yang utama adalah taat beribadah dan senantiasa berdoa.

Dalam tapa bratanya, Kidung Tirto mendoakan agar Indonesia dapat melalui segala bencana khususnya pandemi Covid-19 yang masih menjangkiti negeri.

Dia juga mendoakan Presiden Joko Widodo agar diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga bisa mewujudkan Indonesia Maju. Salam sehat dan tetap semangat. Rahayu, rahayu, rahayu…

Bagikan berita ini di sosial media
    
   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *