Aktivitas Masih Tinggi, Luhut: Perketat PPKM Darurat Sektor Industri

Varian Omicron

JAKARTA|GemaNusantara.id – Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan di beberapa wilayah khususnya area sektor industri mengalami peningkatan intensitas cahaya malam hari, selama PPKM Darurat diberlakukan.

Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali itu menyebutkan kondisi ini dapat menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Karena itu, Luhut meminta penegakan disiplin implementasi PPKM Darurat dari sektor industri diperketat.

“Perlu diwaspadai, di Karawang sudah muncul kluster Covid-19 dari kawasan industri. Saya minta pengetatan dan tidak memberikan celah untuk pelanggaran yang tidak sesuai aturan berlaku” ungkap Luhut di Jakarta pada Jumat (16/7).

Penemuan di lapangan, terjadi pelanggaran adanya pabrik di sektor esensial yang mengaktifkan shift malam sehingga jumlah karyawan masuk dalam 24 jam tetap 100 persen.

Hal ini menyebabkan indeks cahaya malam di kota/kabupaten yang memiliki aktivitas meningkat signifikan.

Dia meminta kepada Kementerian Perindustrian agar melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan di lapangan serta mengevaluasi penerbitan izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI).

“Saya juga meminta kepada Kepolisian agar mengawasi implementasi ini dengan mengacu pada panduan umum dan sektor yang masuk di sektor kritikal dan esensial sesuai pada Instruksi Mendagri,” terang Menko Luhut.

Arahan ini diberikan karena masih ada temuan di lapangan bahwa banyak perusahaan yang merubah IOMKI mereka dari sektor esensial menjadi kritikal supaya mendapatkan akses 100 persen WFO (Bekerja Dari Kantor/Perusahaan) padahal mereka bukanlah termasuk dalam sektor kritikal.

 

Bagikan berita ini di sosial media
    
   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *