Kembali Naik, Penambahan Pasien Positif Covid-19 Tembus 56.757

Kasus Covid-19
Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito.

JAKARTA|GemaNusantara.id – Perkembangan penanganan pandemi Covid-19, Kamis (15/7) secara nasional, angka kesembuhan harian terus bertambah sebesar 19.049 orang per hari.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga melebihi angka 2,1 juta orang sembuh atau tepatnya 2.176.412 orang (79,8%).

Namun, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 56.757 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 2.726.803 kasus.

Sementara, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 982 kasus dan kumulatifnya mencapai 70.192 kasus (2,6%).

Saat ini, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Barat menambahkan 5.137 orang dan kumulatifnya 374.078 orang, DKI Jakarta menambahkan 3.026 orang sembuh dan kumulatifnya yang tertinggi sebanyak 595.444 orang.

Jawa Tengah menambahkan 2.214 orang dan kumulatifnya 237.842 orang, Jawa Timur menambahkan 1.988 orang dan kumulatifnya 170.783 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 1.027 orang dan kumulatifnya 59.34 orang.

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta masih tertinggi dengan 12.691 kasus dan kumulatifnya 714.601 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 11.101 kasus dan kumulatifnya 488.686 kasus.

Jawa Timur menambahkan 8.230 kasus dan kumulatifnya 218.690 kasus, Jawa Tengah menambahkan 4.360 kasus dan kumulatifnya 307.221 kasus serta Banten menambahkan 3.994 kasus dan kumulatifnya 77.475 kasus.

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya tertinggi di Jawa Tengah menambahkan 239 kasus dan kumulatifnya 13.716 orang, Jawa Timur menambahkan 211 kasus dan kumulatifnya 14.880 kasus.

DKI Jakarta menambahkan 141 kasus dan kumulatifnya 9.810 kasus, Jawa Barat menambahkan 126 kasus dan kumulatifnya 7.028 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 54 kasus dan kumulatifnya 2.184 kasus.

 

Bagikan berita ini di sosial media
    
   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *